Saskia Andriyani Djuma
(Murid Baru SMKN Ampera, Jurusan Farmasi)
Pukul 04.30 WITA, ketika malam masih menyisakan kesunyian, aku terbangun dengan hati yang penuh sukacita. Hari itu terasa begitu istimewa karena aku akan kembali mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri Ampera. Dengan penuh semangat, aku merapikan tempat tidur, berdoa dengan khusyuk, lalu bersiap menyambut hari yang baru.
Perlahan matahari mulai muncul dari ufuk timur. Cahaya pagi yang hangat membawa semangat baru dalam diriku. Sebelum berangkat, aku meluangkan waktu untuk berolahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan bugar. Bagiku, tubuh yang sehat adalah awal dari semangat belajar yang baik.
Setelah mandi, aku mengenakan seragam sekolah yang rapi dan bersih sesuai aturan. Seusai sarapan, aku berpamitan kepada kedua orang tua dengan sopan sambil mencium tangan mereka. Dengan langkah ringan dan senyum yang tulus, aku berangkat menuju sekolah.
Tepat pukul 06.45 WITA, gerbang SMK Negeri Ampera telah terbuka lebar. Senyum ramah bapak dan ibu guru, serta sapaan hangat kakak-kakak OSIS, membuat rasa gugup yang sempat ada perlahan menghilang. Sejak pertama kali memasuki lingkungan sekolah, aku merasakan bahwa SMK Negeri Ampera benar-benar menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Di sekolah ini kami dibiasakan menerapkan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Budaya sederhana ini membuat hubungan antara guru dan murid terasa begitu akrab. Setiap pagi kami saling menyapa dengan senyuman sehingga suasana sekolah terasa hangat seperti keluarga.
Pukul 07.00 WITA, kegiatan MPLS dimulai dengan khidmat. Bapak Kepala Sekolah memberikan sambutan yang sangat menginspirasi.
"Anak-anakku sekalian, selamat datang di SMK Negeri Ampera, sekolah kesehatan yang akan menjadi rumah kedua kalian. Di sini kalian tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental, dan membangun karakter yang baik."
Beliau melanjutkan pesannya,
"Mulailah setiap hari dengan hati yang ceria dan sikap yang positif. Jagalah kesehatan diri dan lingkungan, karena tubuh yang sehat dan pikiran yang jernih adalah kunci untuk meraih cita-cita."
Kata-kata itu membuatku semakin yakin telah memilih sekolah yang tepat.
Hari berikutnya, kami mendapatkan materi tentang Profil Lulusan SMK Negeri Ampera. Ibu guru menjelaskan bahwa lulusan sekolah ini diharapkan menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, mandiri, cakap, sehat, serta memiliki karakter yang kuat.
Beliau juga menjelaskan bahwa seorang murid harus memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu bekerja sama dengan orang lain, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil. Penjelasan itu membuatku semakin memahami bahwa menjadi murid bukan hanya tentang memperoleh nilai yang tinggi, tetapi juga membentuk karakter yang baik.
Setelah itu, bapak guru memberikan materi tentang bahaya berita hoaks. Beliau mengingatkan bahwa di era digital seperti sekarang, kami akan sering menemukan berbagai informasi di media sosial. Namun, tidak semua informasi tersebut benar.
"Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas sumbernya," pesan beliau. "Berpikirlah secara kritis sebelum membagikan informasi kepada orang lain, karena berita bohong dapat merusak persatuan dan menyakiti banyak orang."
Nasihat itu membuatku sadar bahwa menggunakan media sosial juga membutuhkan tanggung jawab.
Selanjutnya, kami mendapatkan materi dari pihak Kepolisian mengenai bahaya judi online dan NAPZA. Kami dijelaskan bahwa kedua hal tersebut dapat merusak kesehatan fisik, mengganggu kesehatan mental, menghancurkan masa depan, bahkan merusak kehidupan keluarga.
Sebagai murid di sekolah kesehatan, kami diajak menjaga diri dengan memperkuat karakter, menjauhi pergaulan yang buruk, dan selalu berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa.
Kami juga belajar mengenai literasi digital. Internet dan media sosial bukan hanya tempat untuk mencari hiburan, tetapi juga dapat menjadi sumber ilmu pengetahuan apabila digunakan secara bijaksana. Kami diajarkan untuk menyaring setiap informasi dengan teliti, memanfaatkan teknologi untuk belajar, dan menjaga keseimbangan antara waktu belajar, beristirahat, dan menggunakan media sosial.
Selain itu, kami dibekali pemahaman mengenai Asesmen Literasi dan Numerasi. Guru menjelaskan bahwa membaca akan memperluas wawasan serta membantu membedakan informasi yang benar dan yang salah. Kami juga diajarkan cara belajar yang efektif, yaitu membaca dengan tenang, memahami isi bacaan, berdiskusi, serta mengatur waktu belajar secara disiplin.
Pada materi numerasi, kami belajar bahwa kemampuan berhitung sangat penting, terutama bagi tenaga kesehatan. Ketelitian dalam memahami angka dapat membantu seseorang bekerja dengan lebih baik dan mengurangi kesalahan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Semakin banyak materi yang kami pelajari, semakin besar pula semangatku untuk menjadi murid yang lebih baik.
Di penghujung kegiatan hari itu, aku membuat sebuah janji kepada diriku sendiri.
Aku ingin menjadi Anak Indonesia Hebat, murid SMK Negeri Ampera yang selalu menjaga nama baik sekolah. Aku akan berpakaian rapi, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, rajin belajar, rajin berolahraga, serta membiasakan budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
Aku juga berjanji akan menggunakan media sosial dengan bijaksana, menjauhi berita hoaks, menolak judi online dan NAPZA, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat.
Aku percaya bahwa masa depan yang sehat, mulia, dan gemilang tidak datang dengan sendirinya. Masa depan itu harus diperjuangkan melalui kerja keras, kedisiplinan, doa, dan semangat untuk terus belajar.
Hari itu aku pulang dengan hati yang penuh syukur. MPLS bukan sekadar kegiatan untuk mengenal sekolah, tetapi menjadi awal perjalanan yang membentukku menjadi pribadi yang lebih baik. Di SMK Negeri Ampera, aku tidak hanya belajar tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar menjadi manusia yang sehat, berkarakter, bertanggung jawab, dan siap menggapai cita-cita.
Share to :