SMK NEGERI AMPERA -- Suasana penuh semangat dan kebanggaan terasa di SMK Negeri Ampera pada Senin, 25 Mei 2026. Sekolah yang dikenal sebagai satu-satunya sekolah kesehatan di Kabupaten Alor ini mendapat kunjungan langsung dari Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena bersama rombongan untuk meninjau perkembangan sekolah sekaligus melihat potensi besar yang dimiliki dunia pendidikan kesehatan di daerah tersebut.
Kunjungan gubernur berlangsung hangat dan penuh dialog. Bertempat di ruang baru bantuan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, Gubernur NTT berdiskusi langsung dengan kepala sekolah dan para guru mengenai perkembangan sekolah, jumlah peserta didik, hingga peluang besar lulusan SMK kesehatan di masa depan.
Kepala sekolah, Drs. Moh. Bajher Kamahi M.Pd, menjelaskan bahwa jumlah keseluruhan siswa di SMK Negeri Ampera mencapai 118 orang, sementara yang aktif saat ini sebanyak 78 siswa karena kelas XII telah menyelesaikan pendidikan.
Kepala SMK Negeri Ampera sedang menjelaskan kepada Gubernur NTT dan rombongannya tentang keadaan sekolah dan siswanya
“Siswa kami ini berjumlah 118 siswa. Yang ada sekarang ini 78 orang. Kelas 12 sudah keluar,” ungkap Kepala SMK Negeri Ampera.
Dalam dialog tersebut, Gubernur NTT tampak tertarik dengan asal-usul para siswa yang bersekolah di SMK Negeri Ampera.
“Rata-rata anak sekolah ini dari mana?” tanya Gubernur NTT.
Menjawab pertanyaan tersebut, kepala sekolah menjelaskan bahwa keunikan SMK Negeri Ampera terletak pada jangkauan siswanya yang berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Alor.
“Inilah keunikan sekolah ini. Karena ini sekolah kesehatan yang satu-satunya di Kabupaten Alor, semua kecamatan siswanya ada di sini,” jelas kepala sekolah.
Tidak hanya itu, para siswa yang berasal dari luar wilayah sekitar sekolah juga mendapatkan dukungan tempat tinggal dari masyarakat.
“Karena permintaan orang tua, kami meminta masyarakat yang rumahnya kosong untuk disiapkan bagi siswa,” tambah kepala sekolah.
Mendengar penjelasan tersebut, Gubernur NTT langsung menoleh kepada Wakil Bupati Alor dan Ketua DPRD serta menyampaikan keyakinannya bahwa SMK Negeri Ampera merupakan sekolah yang sangat potensial untuk dikembangkan ke depan.
Menurut gubernur, jurusan Keperawatan dan Farmasi memiliki peluang besar, terlebih jika program kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan kementerian terkait berjalan optimal, termasuk peluang kerja bagi lulusan yang ingin merantau dan bekerja di luar daerah.
Gubernur juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan dukungan nyata, termasuk mendorong lulusan SMP agar melanjutkan pendidikan ke SMK Negeri Ampera.
“Kalau bisa anak-anak tamatan SMP diarahkan ke sini,” pintahnya kepada Wakil Bupati dan Ketua DPRD.
Sementara itu, pihak sekolah menjelaskan bahwa upaya sosialisasi sebenarnya telah dilakukan secara aktif.
“Kami sudah bersurat kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor untuk membantu mensosialisasikan sekolah ini. Bahkan kami juga sudah turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi,” jelas kepala sekolah.
Menanggapi hal tersebut, gubernur kembali menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap promosi sekolah.
“Sekolah harus turun sosialisasi ke sekolah-sekolah. Sudah, Bapak Wakil Bupati dan Ketua DPR sudah dengar. Jadi arahkan ke sini,” ujar gubernur.
Tidak hanya membahas pendidikan, kunjungan tersebut juga menjadi ajang memperkenalkan berbagai produk karya siswa dan sekolah. SMK Negeri Ampera menampilkan beberapa produk unggulan seperti sabun Papa Pandan, minyak kemiri, dan hand sanitizer hasil produksi sekolah.
Melihat potensi tersebut, Gubernur NTT memberikan apresiasi sekaligus dorongan besar agar produk-produk lokal karya sekolah dapat dipasarkan lebih luas.
“Harus masuk NTT Mart,” pinta gubernur kepada pihak sekolah.
Guru Farmasi, Pak Marvel sedang memperkenalkan beberapa produk kepada Gubernur NTT, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena di ruang Lab Farmasi
Selain itu, gubernur juga menyampaikan dukungannya terhadap pemanfaatan bantuan alat kemasan produk yang nantinya akan dipasang di sekolah melalui kerja sama dengan pihak perusahaan. Alat tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat dan pelaku UMKM yang ingin membuat kemasan produk.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa SMK Negeri Ampera semakin mendapat perhatian sebagai sekolah vokasi kesehatan yang memiliki masa depan cerah dalam mencetak generasi muda bidang keperawatan dan farmasi di Kabupaten Alor dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Gus)
Share to :