SMK Negeri Ampera kembali menerima kunjungan dari perguruan tinggi yang melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru kepada para siswa (11/03/2026). Kali ini, pihak sekolah kedatangan tim dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kalabahi yang hadir untuk memperkenalkan program studi, fasilitas, serta berbagai peluang beasiswa kepada siswa-siswi kelas akhir.
Dalam kegiatan tersebut hadir dua dosen aktif dari kampus tersebut, yakni Jamral Lapung, M.Pd dan Dr. Rahmad Nasir, M.Pd. Sosialisasi ini disambut oleh pihak sekolah serta para siswa yang antusias mengikuti penjelasan mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri Ampera, Gusti Hingmane, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pihak kampus yang telah meluangkan waktu untuk memberikan informasi langsung kepada siswa.
Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat berterima kasih karena hingga saat ini sudah ada dua perguruan tinggi yang datang melakukan sosialisasi kepada siswa di sekolah tersebut. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi secara langsung di sekolah merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan siswa.
“Sekolah sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena dengan hadirnya STKIP Muhammadiyah, berarti sudah ada dua kampus yang datang ke sekolah ini untuk melakukan sosialisasi. Ini merupakan bentuk kepedulian universitas kepada siswa-siswi di sekolah ini. Di dalam sosialisasi ini juga disampaikan berbagai kelebihan serta program beasiswa agar anak-anak didik dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
“Siswa-siswi diharapkan menggunakan kesempatan ini untuk menyimak dengan baik dan bertanya agar dapat mengetahui secara jelas kelebihan serta keunggulan dari kampus STKIP Muhammadiyah Kalabahi. Setelah itu, sampaikan kepada orang tua mengenai informasi yang kalian peroleh hari ini,” tambahnya.
Dalam pemaparannya, Jamral Lapung, M.Pd menjelaskan bahwa kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kalabahi yang berada di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur telah beroperasi sejak tahun 2015 dan memiliki beberapa program studi kependidikan, di antaranya Pendidikan Matematika, Pendidikan PPKn, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Beberapa program studi di kampus tersebut telah memperoleh akreditasi “Baik” dan “Baik Sekali”.
Ia juga menjelaskan bahwa kampus tersebut menyediakan berbagai kemudahan bagi calon mahasiswa, termasuk kesempatan mendapatkan beasiswa KIP Kuliah serta potongan biaya kuliah bagi keluarga yang memiliki keterkaitan dengan organisasi Muhammadiyah maupun lembaga keagamaan.
“Kampus kami juga menyediakan potongan biaya kuliah hingga 30 persen bagi pengurus Muhammadiyah dan sekitar 20 persen bagi lembaga keagamaan seperti gereja atau masjid. Pembayaran juga dapat dicicil hingga tiga tahap,” jelasnya.
Sementara itu, Dr. Rahmad Nasir, M.Pd dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesungguhan dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Kalau mengenyam pendidikan, tidak ada yang gampang. Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti dia akan berhasil,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak alumni STKIP Muhammadiyah Kalabahi yang telah berhasil memperoleh pekerjaan, bahkan sebagian besar telah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Sekitar 90 persen alumni kami sudah menjadi P3K penuh waktu. Bahkan masih banyak peluang bagi lulusan pendidikan, terutama pada mata pelajaran tertentu yang masih kekurangan guru di berbagai sekolah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan peluang besar bagi lulusan Pendidikan PPKn. Menurutnya, berdasarkan informasi dari Kepala SMK Negeri Ampera, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd masih terdapat kekosongan guru PPKn di banyak sekolah.
“Menurut Kepala SMK Negeri Ampera, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd, guru PPKn masih banyak yang kosong di berbagai sekolah. Ini merupakan peluang besar bagi lulusan pendidikan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa potongan biaya kuliah yang diberikan oleh kampus berlaku sepanjang masa studi mahasiswa.
“Pemotongan biaya kuliah sebesar 30 persen dan 20 persen itu dimulai dari semester 1 sampai semester 8, jadi berlaku penuh selama masa perkuliahan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa siswa SMK Negeri Ampera memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan rekomendasi tersebut.
“Apalagi bagi kalian yang berasal dari SMK Negeri Ampera, tinggal komunikasikan saja dengan Bapak Kepala Sekolah yang juga merupakan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Alor. Beliau bisa memberikan rekomendasi sebagai pengurus Muhammadiyah. Jadi tinggal dikomunikasikan dengan pimpinan,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber. Para siswa menanyakan berbagai hal terkait proses pendaftaran, jadwal perkuliahan, hingga rincian biaya kuliah.
Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa pendaftaran masuk tidak dipungut biaya. Namun terdapat biaya awal sekitar lima juta rupiah yang mencakup jas almamater, kartu mahasiswa, fasilitas perpustakaan, pembangunan, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab. Bagi mahasiswa yang memperoleh beasiswa KIP Kuliah, biaya tersebut dapat ditanggung oleh program beasiswa, bahkan jika sudah terlanjur membayar maka dana tersebut dapat dikembalikan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para siswa SMK Negeri Ampera memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta dapat menentukan pilihan masa depan mereka dengan lebih matang. (Gus)
Share to :