SMK NEGERI AMPERA

BERITA

Workshop Penyusunan Program Kerja SMK Negeri Ampera Resmi Dibuka, Fokus Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kinerja Sekolah

SMK Negeri Ampera – Workshop Penyusunan Program Kerja SMKN Ampera Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dibuka oleh Pengawas Pembina, Moh. Tamrin Koho, S.P., pada Senin (13/7/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk menyusun program kerja yang terarah, terukur, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Pembukaan workshop diawali dengan penyampaian laporan Ketua Panitia, Siti H. Samau, S.Pd., yang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyusun program kerja sekolah secara kolaboratif sebagai pedoman pelaksanaan seluruh program akademik maupun manajerial selama satu tahun pelajaran.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN Ampera, Drs. Moh. Bajher Kamahi, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pengawas Pembina, Moh. Tamrin Koho, S.P., yang pernah memimpin sekolah tersebut pada tahun 2012–2013.

"Kami merasa bangga dan bersyukur Bapak Pengawas dapat kembali hadir di sekolah ini untuk memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan workshop secara resmi," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa workshop semula direncanakan dilaksanakan sebelum 1 Juli 2026. Namun, karena berbagai pertimbangan dan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kegiatan akhirnya dilaksanakan setelah MPLS selesai. Meski demikian, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berlangsung sebagaimana mestinya selama workshop berlangsung.

Kepala sekolah juga memaparkan perkembangan positif yang dicapai SMKN Ampera. Saat ini sekolah memiliki 21 orang guru yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran. Jumlah peserta didik pun mengalami peningkatan, dari sebelumnya 118 siswa menjadi 120 siswa pada tahun pelajaran ini.

"Walaupun jumlah siswa baru sebanyak 42 orang dan persaingan dengan sekitar sepuluh SMA/SMK di wilayah ABAL cukup ketat, kami tetap bersyukur karena masih mengalami peningkatan jumlah peserta didik," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan asrama masih menjadi tantangan bagi sekolah. Hingga saat ini, SMKN Ampera masih memanfaatkan lima rumah milik masyarakat sebagai tempat tinggal yang disewa oleh sekolah. Di sisi lain, beberapa sekolah di wilayah sekitar bahkan memiliki jumlah peserta didik yang belum mencapai sepuluh orang.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, SMKN Ampera berhasil meraih BOS Kinerja, sebuah penghargaan yang diperoleh karena capaian rapor pendidikan sekolah menunjukkan hasil yang sangat baik atau seluruh indikator berada pada kategori hijau.

Menutup sambutannya, Kepala SMKN Ampera menitipkan salam hormat kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Pengawas Pembina, sekaligus memohon arahan agar pelaksanaan workshop dapat menghasilkan program kerja yang mampu membawa sekolah semakin maju.

Sementara itu, Pengawas Pembina, Moh. Tamrin Koho, S.P., memberikan apresiasi atas perkembangan SMKN Ampera yang dinilainya terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Dalam sambutannya, ia mengenang masa-masa ketika pernah memimpin sekolah tersebut. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus nostalgia bersama para guru yang pernah bekerja bersamanya.

"Saya merasa senang bisa kembali bertemu dengan keluarga besar SMKN Ampera. Banyak kenangan yang saya miliki di sekolah ini, dan saya bangga melihat perkembangan yang telah dicapai," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan 21 guru merupakan modal besar untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan jumlah peserta didik serta keberhasilan memperoleh BOS Kinerja menjadi bukti nyata komitmen seluruh guru dalam membangun kualitas sekolah.

Ia juga mengajak Komite Sekolah bersama masyarakat sekitar untuk terus mendukung keberlangsungan dan perkembangan SMKN Ampera sehingga semakin banyak lulusan SMP yang memilih melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Moh. Tamrin Koho menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan mutu pendidikan harus terus menjadi prioritas seluruh satuan pendidikan. Ia juga menyoroti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang saat ini menjadi salah satu kebijakan penting dalam dunia pendidikan.

"Saya berharap seluruh guru mempelajari berbagai referensi dan sumber belajar yang berkaitan dengan Tes Kemampuan Akademik agar mampu mempersiapkan peserta didik secara optimal," pesannya.

Pengawas Pembina juga memberikan apresiasi terhadap tema workshop yang tidak hanya membahas aspek pembelajaran, tetapi juga mencakup bidang akademik dan manajerial.

"Biasanya workshop hanya berfokus pada pembelajaran mendalam, atau topik tertentu saja tetapi di SMKN Ampera seluruh aspek sekolah dibahas secara menyeluruh. Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah," katanya.

Di akhir sambutannya, Moh. Tamrin Koho menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh guru atas berbagai capaian yang telah diraih serta berharap grafik peningkatan prestasi sekolah dapat terus dipertahankan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi membuka Workshop Penyusunan Program Kerja SMKN Ampera Tahun Pelajaran 2026/2027 yang akan berlangsung selama tiga hari.

Share to :