Ampera — Antusiasme siswa SMK Negeri Ampera untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terlihat sejak awal proses pendaftaran. Sejak dibukanya pendaftaran secara daring, para siswa berusaha melengkapi berbagai persyaratan administrasi dengan penuh semangat agar dapat mengikuti seleksi yang menjadi kebanggaan bagi setiap pelajar tersebut. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 5 Maret, dan sejak beberapa hari sebelumnya para siswa telah berupaya menyiapkan dokumen yang dibutuhkan.
Pada awalnya tercatat 14 siswa yang menyatakan minat untuk mengikuti seleksi. Namun seiring berjalannya proses persiapan administrasi, beberapa siswa mulai mengundurkan diri. Ada yang mundur bahkan sebelum mengurus surat keterangan sehat, sementara sebagian lainnya mengundurkan diri setelah dokumen tersebut selesai dibuat, dengan berbagai alasan pribadi.
Padahal, pihak sekolah telah memberikan dukungan penuh kepada para peserta. SMKN Ampera memfasilitasi proses pendaftaran dengan membantu pengurusan administrasi, termasuk membiayai pembuatan surat keterangan sehat di puskesmas, menyediakan materai, hingga membantu proses pendaftaran secara daring. Dukungan ini diberikan agar siswa dapat mengikuti seleksi dengan lebih mudah dan tanpa hambatan administratif.
Setelah melalui tahap pendaftaran, 9 siswa akhirnya berhasil didaftarkan secara resmi. Namun dalam proses verifikasi administrasi, tidak semua peserta dinyatakan lolos. Sebanyak 6 siswa dinyatakan tidak memenuhi syarat, sebagian karena kesalahan data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sesuai, dan sebagian lainnya karena faktor administrasi lainnya.
Dari seluruh peserta yang mendaftar, akhirnya hanya 3 siswa yang dinyatakan lolos tahap administrasi. Pengumuman hasil seleksi administrasi telah disampaikan sejak hari Senin, menjadi kabar yang sekaligus menyisakan harapan bagi tiga siswa yang berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya.
Foto 1. 3 Siswi SMKN Ampera sedang mengerjakan soal Wawasan Kebangsaaan dan Pancasila
Kini, pada 10 Maret 2026, ketiga siswa tersebut telah bersiap mengikuti tahap seleksi wawasan kebangsaan dan Pancasila. Tahapan ini menjadi ujian penting untuk mengukur pemahaman mereka tentang nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian sebagai calon anggota Paskibraka.
Meski jumlah yang lolos tidak banyak, semangat yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa generasi muda SMKN Ampera tetap memiliki tekad untuk berkontribusi bagi bangsa. Tiga siswa yang lolos kini membawa harapan sekolah untuk melangkah lebih jauh dalam seleksi Paskibraka dan mengharumkan nama SMKN Ampera di tingkat yang lebih tinggi. (Gus)
Share to :